SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

August 25, 2016

Pengikut iblis mengikuti prasangka dan hawa nafsu...

Setiap orang yang mengikuti prasangka dan hawa nafsu lalu meninggalkan meniti jalan petunjuk dan agama yang benar, maka hakikatnya dia menjadi pengikut iblis.
Dia telah mengambil bagian firman Allah ta'ala
Artinya : “Sesungguhnya aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.” [Qs.Shaad : 85]
Fatawa -Ibnu Taimyyah-

August 24, 2016

Karunia yang Terbesar!

Di antara karunia terbesar Allah untuk hambaNya adalah kesehatan akal. 
Berapa ramai orang hari ini yang ber otak, yang bijak pandai hingga merangkul ijazah PHD, namun mereka mempunyai akal yang sakit. Mereka tidak bisa membezakan antara yang benar dan yang rusak, yang haq dan yang batil, serta petunjuk dan kesesatan.
Allahul mustaan..

August 22, 2016

Waspada, Berita mendatangkan fitnah!

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman yang ertinya;
"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kamu orang fasik membawa sesuatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan itu..."
[ Al-Hujuraat: 6].

Ayat ini mengajar kita agar berhati-hati dalam menerima berita dari orang-orang fasik, munafik, orang-orang kafir yang tidak tahu batas halal haram, antara kebenaran dan kedustaan.
Allah Subhanahu Wata'ala memerintahkan agar benar-benar meneliti berita yang dibawa oleh mereka dalam rangka mewaspadainya, sehingga tidak ada seorang pun yang memberikan keputusan berdasarkan perkataan orang fasik itu, di mana pada saat itu ia  berpredikat sebagai seorang pendusta dan berbuat kekeliruan. Sehingga orang yang memberikan keputusan berdasarkan ucapan orang fasik itu berarti ia telah mengikutinya dari belakang. Padahal Allah Azza wa Jal telah melarang untuk mengikuti jalan orang-orang yang berbuat kerusakan.

Terbukti, melalui media di internet, banyak fitnah, penghasutan menyebar luas. Penyebaran berita tanpa tapisan telah berjaya memancing emosi orang ramai sehingga risalah Islam yang sebenarnya mengikuti kefahaman para Salafush soleh dianggap ideologi pengganasan.

Kita lihat betapa celarunya kemelut yang sedang berkocak sa'at ini. Rakyat biasa disuntik kan dengan virus hasutan dari berbagai pihak, berbagai kumpulan, tidak kira dari orang awam atau orang 'alim' sekalipun, apalagi media-media yang tidak bertanggung jawab. Kekecuhan ini telah memberi ruang pada orang-orang munafik, ahlul hawa, mengambil kesempatan memicu tujuan jahat mereka.
Allahul Musta'an.

August 21, 2016

Fitnah pertama yang muncul dimuka bumi.

Fitnah pertama yang terjadi di muka bumi muncul karena hilangnya ilmu. 

Dalam shahih Bukhari dari Ibnu Abbas ketika menceritakan sebab kaum Nabi Nuh akhirnya menyembah orang-orang shalih, beliau berkata, “Ketika ilmu dilupakan, mereka menyembah selain Allah”.
Saat ini, fitnah yang sedang berluasa dimuka bumi ialah kerana hilangnya Sunnah Nabi-Nya. Maka ketika Sunnah dilupakan, mereka mempertuhankan hawa nafsu, mengidola kebid'ahan dan bersatu dengan kaum musyrikin untuk melenyapkan risalah Islam yang pernah dibawa oleh Nabi-Nya dan para salafus soleh.
Allahul Musta'an.

Pesanan Abdullah bin Mas'ud

Ibnu Mas'ud radiyallahuanhu berkata; "Sungguh yakin, Janganlah kamu rela terhadap manusia yang memusuhi Allah, janganlah kamu memuji seseorang kerana kekayaannya, dan janganlah kamu menghina seseorang kerana kemiskinan nya. Sesungguhnya rezki Allah tidak akan bisa ditarik oleh orang yang tamak dan tidak pula bisa ditolak oleh orang yang membencinya. Sesungguhnya Allah dengan Sifat derma dan keredha'an, serta menjadikan kesedihan dan duka cita dalam keraguan dan kebencian."  
[Dipetik dari Al-Fawaid hal 191,oleh Ibnu Qayyim