SUARAKAN YANG HAQ UNTUK MENEGAKKAN YANG HAQ! KERANA YANG ADA HANYALAH YANG HAQ SEMATA ....

May 25, 2017

Adzab dua kali lipat!

Orang-orang kafir berkata pada hari Kiamat; "Wahai Rabb kami, sungguh, kami telah mentaati para pemimpin kami dalam kesesatan dan pembesar kami dalam kesyirikan, lalu mereka menjauhkan kami dari jalan petunjuk dan keimanan. Wahai Rabb kami, adzab lah mereka dua kali lipat dari adzab yang Engkau timpa kepada kami dan usir lah mereka dari rahmat-Mu sejauh-jauhnya!" [Qs. Al~Ahzaab; 33:67-68]

Ayat ini mengandung dalil bahwa mentaati selain Allah dalam melanggar perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya menyebabkan murka dan hukuman Allah serta bahwa orang yang mengikuti dan orang yang diikuti sama-sama bersekutu dalam merasakan adzab maka hendaklah seorang muslim berhati-hati terhadap hal itu. 
[Sila lihat At-Tafsir Al-Muyassar]

May 21, 2017

Tiada keta'atan dalam kemungkaran!

Orang-orang kafir berkata pada hari Kiamat; "Wahai Rabb kami, sungguh, kami telah mentaati para pemimpin kami dalam kesesatan dan pembesar kami dalam kesyirikan, lalu mereka menjauhkan kami dari jalan petunjuk dan keimanan. Wahai Rabb kami, adzab lah mereka dua kali lipat dari adzab yang Engkau timpa kepada kami dan usir lah mereka dari rahmat-Mu sejauh-jauhnya!" [Qs. Al~Ahzaab; 33:67-68]

Ayat ini mengandung dalil bahwa mentaati selain Allah dalam melanggar perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya menyebabkan murka dan hukuman Allah serta bahwa orang yang mengikuti dan orang yang diikuti sama-sama bersekutu dalam merasakan adzab maka hendaklah seorang muslim berhati-hati terhadap hal itu. 
[Sila lihat At-Tafsir Al-Muyassar]

May 18, 2017

Mata hati yang teracuni cinta dunia tidak mampu melihat cahaya ilmu.

Riyah bin al Qais rahimahullah berkata, “Sebagaimana mata tak mampu melihat cahaya matahari, demikian pula mata hati yang teracuni cinta dunia, tak akan mampu melihat cahaya hikmah.”
@DrAhmadAlbatli - Syaikh. Prof. Dr Ahmad al Batiliy Profesor bidang Ilmu Sunnah di Universitas Al Imam, Riyadh, KSA. 27/9/2015

Tanda kebenaran iman

Ibnu Qayyim rahimahumullah mengatakan, "Rasa takut merupakan tanda kebenaran iman, dan hilangnya rasa takut (pada Allah) dari dalam hati merupakan tanda kepergian iman darinya." 
(Madaarijus Saalikiin I/515).
Ada juga yang mengatakan, "Jika hati jauh dari rasa takut, maka ia akan jauh pula dari keimanan."  (Taariikhul Islam {XXII/121})

May 16, 2017

Mengapa Takut pada Orang Kafir?

Allah َAzza wa Jalla melarang untuk takut kepada orang-orang kafir, orang-orang zhalim dan manusia secara keseluruhan. Sebaliknya, Dia memerintahkan untuk takut kepada-Nya saja, sebagaimana Dia berfirman:
"... pada hari ini orang-orang kafir telah berputus asa untuk (mengalahkan) agama kalian, sebab itu janganlah kalian takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku..."  [Qs. Al-Maa~idah: 3]
Dan Allah berfirman:
"... kerana itu janganlah kalian takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku..."
[Qs. Al-Maa~idah: 44]
Allah juga berfirman:
"... kecuali orang-orang yang zhalim diantara mereka. Maka, janganlah kalian takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku..."  [Qs. Al-Baqarah:150]
Ibnu Sa'di mengatakan, "Allah memerintahkan untuk takut kepada-Nya yang mana ia merupakan inti bagi semua kebaikan. Oleh kerana itu, barangsiapa yang tidak takut kepada Allah, maka dia tidak akan berhenti dari maksiat kepada-Nya dan tidak juga akan menjalankan perintah-Nya."🔹Taisiir al-Kariimir Rahmaan I/114🔹
Sumber bacaan: Takut Kepada Allah oleh Muhammad Syauman bin Ahmad ar-Ramli.

Namun hari ini kita lihat ramai manusia lebih takut pada orang-orang kafir, sehingga mereka rela menggadaikan agamanya untuk mendapat 'keredhaan' kaum ini..
Allahul mustaan...